Jakarta oh yeah


Hari ini, Selasa 22 Oktober 2010, saya dan teman saya sedang dalam perjalanan pulang (baca: Pondok gede) dari Rawamangun menjemput property yang akan digunakan di event kami hari Minggu (24 Oktober 2010) di Central Park, Pluit.

Jadwal kami cukup padat. Karena selanjutnya kami harus segera loading alat untuk persiapan music performance nanti malam di Caz Bar, Kuningan.

Hari ini tadinya cukup cerah. Bahkan cendrung gerah. Namun sepulang dari Rawamangun, persisnya di daerah Pangkalan Jati, awan menjadi gelap. Dan benar saja. Sekitar pukul 17.00 wib hujan deras menyambut kami.

Udara yang tadi panas sontak menjadi dingin. Hujan disertai angin kencang menutup jarak pandang. Badai! Ya, kami ditengah badai.

Belum genap umur hujan yang mengguyur ini 15 menit, jalanan sudah digenangi air yang lumayan tinggi. Ini berpotensi menjadi banjir. Sedangkan saya dan teman saya serta pengguna jalan lainnya terjebak di jalanan. Kami pun harus bersabar.

Saya dan teman saya berpikir, kenapa kota ini sudah sedemikian rentannya? Hujan sedikit saja maka banjir menyapa.

Seberapa sadarkah kita akan lingkungan kita ini?

Follow my twitter : @Novelyzius

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s