Single parent juga ok lho


Suntuk, itulah yang saya rasakan belakangan ini. Deadline (I’m prefer say this word than dateline) yang menggila, tekanan dari klien, kebuntuan ide, dan lainnya, mengkungkung saya dalam lingkaran aura negatif. Grafik emosi saya menjadi cendrung labil. Gampang marah dan tersinggung, kalut, bahkan pesimis. Ini semua tidak bagus untuk diri saya bahkan orang sekitar saya.

Alam bawah sadar saya pun berseru, “hey! Lo harus keluar dari zona ini!”
Yup, saya tidak bisa bahkan tidak boleh berlama-lama dengan situasi ini. “I need refreshing!”

Kemudian apa yang harus saya lakukan?
Jawaban yang langsung pop up dari benak saya adalah “Nonton Film”. Pilihan pun jatuh pada sebuah film animasi.

DESPICABLE ME

Film ini bukanlah tontonan anyar di tahun 2010. Tapi baru sekarang saya mempunyai kesempatan memlototinnya. (Kasihan ya gue?)

Tentunya banyak dari kamu yang lebih dahulu menonton film ini dan tau bagaimana ceritanya berseru. EVIL TURN BE GOOD, itulah dasar dari nilai moril film ini (menurut pendapat saya). Tapi ada juga sisi lain yang menarik perhatian saya.

BEING A SINGLE PARENT IT COULD BE FUN!

Faktanya, saya belum mempunyai anak, apalagi menjadi single parent (amit-amit jabang bayi deh), karena nikah aja belum gimana mau punya anak?! Tapi siapa sih yang tidak punya keinginan mempunyai anak (atau anak-anak) yang lucu dan pintar?! Anak adalah obat yang paling mujarab untuk penyakit lelah, stress bahkan demam. Pun jadi motivasi nomer wahid bagi orang tua. Tak segan para orang tua rela pergi pagi pulang malam demi memberikan yang terbaik buat anak-anak mereka.

Namun ketika suami dan istri harus berpisah, apa pun alasannya, bukan berarti menelantarkan anak-anak donk. Ingat, anak adalah jantung hati, denyut nadi, bahkan cahaya hati kita.

Jangan sedih dan hancur karna ditinggal pasanganmu, masih ada mutiara kecil yang jadi Central of Your Universe. Slalulah berikan mereka (anak-anak) kebahagian.

Salut saya bagi para orang tua tunggal yang berjuang demi buah hati mereka. You are ROCKS guys 🙂

Ps:
Jangan tonton film ini ditengah malam jika kamu tidak berkemampuan optimal tuk menahan derai tawamu. Terlebih jika ada yang lagi sakit gigi. Bisa brabe urusan ntar (berdasarkan pengalaman Penulis) 🙂

Follow my twitter : @Novelyzius

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s