Jodoh gak bakal kemana kok


love

“Kamu lihat pulpenku, ndak?” | “Pulpen kok dicari, jodoh tuh cari” | #KemudianBrantem

Percakapan seperti ini cukup sering terdengar. Kalau ndak ya “Jodoh”, “Hati”, atau “Galau”.  Terlebih di ranah kicau. Bahkan sampai ada yang mencitrakan dirinya sebagai Penggalau atau Galau-ers Sejati :))

Saya pun cukup sering menggunakan kebanyolan semacam ini. Seru sih. Tapi lama-lama kok jadi kronis? Gak usah jodoh lah, nyari pacar aja dulu. Apa iya sesusah itu? Atau jangan-jangan memang udah nyaman dengan “Kesendirian” lalu mencitrakannya dengan sedikit bumbu humor satir?

Terlebih di tanggalan sekarang, 14 February. Dimana dunia berbondong-bondong merayakannya dengan slogan Hari Kasih Sayang, lalu kaum Jomblo merasa sedikit (mungkin lho ya) miris karena gak ada yang bisa diajak kencan. Yaudahlah ya, gak bakal sesedih itu kok. Toh masih punya temen-temen (kalau gak punya temen ya klewatan ya) atau setidaknya keluarga. Lagi pun, jodoh juga gak bakal kemana. Paling cuma kelewat aja *dikuprukspatu*

Seorang teman pernah bilang: “Kalau bidadari hatimu ndak datang jua, maka ada 2 hal yang perlu kamu perhatikan. Muka dan dompet!” Hahahahaha

Udah ah, sekian lama ndak nulis. Akhirnya nulis juga meski tulisan iseng . Sekarang mau ceting dulu ama gebetan 😀

Selamat hari kasih sayang, temans 🙂

Advertisements

4 thoughts on “Jodoh gak bakal kemana kok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s